SuhateRakyat.com|Aceh Timur — Impian seorang anak yatim piatu asal Gampong Alue Sentang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Darat akhirnya terwujud.
Akhbar Rizki Guspan, pemuda berusia 18 tahun, dinyatakan lulus dalam Sidang Pemilihan Calon Tamtama Prajurit Karier TNI AD Gelombang III Tahun 2026 pada 21 September 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi buah dari perjuangan panjang yang ia jalani di tengah keterbatasan. Akhbar harus kehilangan ayahnya, almarhum Jumadi Martono, seorang petani, pada 2022. Tiga tahun kemudian, ibunya, almarhumah Aidana, juga meninggal dunia karena sakit.
Sebagai anak keempat dari empat bersaudara, Akhbar kemudian menjalani hidup tanpa kedua orang tuanya. Namun, keadaan tersebut tidak mematahkan semangatnya. Ia justru terus berlatih, menjaga kedisiplinan, belajar, dan berdoa demi mengejar cita-citanya menjadi seorang prajurit TNI AD.
Lulusan MAS Dayah Nurul Huda Kota Langsa tahun 2026 itu kini akan melangkah ke tahap berikutnya. Akhbar dijadwalkan mengikuti pendidikan Sekolah Calon Tamtama Prajurit Karier TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Pusdik Komlek, Cimahi, Jawa Barat, yang akan dibuka pada 29 September 2026.
Bagi keluarga dan masyarakat Gampong Alue Sentang, keberhasilan Akhbar bukan sekadar pencapaian pribadi. Kisahnya menjadi gambaran tentang bagaimana keterbatasan tidak harus menjadi penghalang untuk meraih cita-cita.
Dari sebuah kampung di Aceh Timur, Akhbar kini bersiap menapaki jalan pengabdian. Perjuangannya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus bermimpi, bekerja keras, disiplin, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap tantangan kehidupan.
Dari kehilangan, tumbuh keteguhan. Dari keterbatasan, lahir perjuangan. Dan dari sebuah mimpi, Akhbar kini bersiap mengabdikan diri untuk bangsa dan negara.(**)


Komentar0