TfziGpAlTpd5TfAoGUO0TpOpTi==

Wali Kota Langsa Hadiri Pelantikan Pengurus HUDA Periode 2026–2031, Tegaskan Peran Strategis Ulama dan Dayah dalam Pembangunan Daerah


SuhateRakyat.com|Kota Langsa — Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, S.E., secara resmi menghadiri sekaligus membuka acara Pelantikan Pengurus Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Kota Langsa Periode 2026–2031. Acara tersebut berlangsung pada Senin (21/9/2026) di Dayah Sirajul Huda, Gampong Seuriget, Langsa. 

Pelantikan ini melantik kepengurusan baru HUDA Kota Langsa yang dipimpin oleh Abana Murdani Muhammad, S.Sos., M.H. sebagai Ketua, Tgk. T. Wildan.M.M sebagai Sekretaris Umum, dan  Tgk. Muammar Qausar, S.Sos. sebagai Bendahara

Acara ini dihadiri oleh Ketua Pengurus Besar HUDA Aceh, Abiya Dr. H. Anwar Usman, M.M., yang sekaligus melantik Anggota Kepengurusan HUDA Kota Langsa, serta jajaran pimpinan dayah, alim ulama, serta tokoh masyarakat.


Dalam sambutannya, Wali Kota Langsa menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian atau pengukuhan pengurus semata, melainkan sebuah amanah besar untuk terus menghadirkan peran ulama dalam membimbing umat dan membangun kehidupan keagamaan di Kota Langsa. 

"Ulama dan dayah memiliki kedudukan yang sangat penting dalam sejarah dan kehidupan masyarakat Aceh. Dayah bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga pusat pembentukan akhlak, karakter, moral, dan peradaban masyarakat," ujar Jeffry Sentana. 

Wali Kota juga menyoroti tantangan era digital dan perubahan sosial yang semakin kompleks. Menurutnya, peran masjid, dayah, dan lembaga pendidikan Islam sangat vital untuk menjadi benteng moral bagi generasi muda agar memiliki ilmu pengetahuan sekaligus akhlak yang mulia. 

Pemerintah Kota Langsa menekankan pentingnya kolaborasi dan musyawarah bersama ulama. Wali Kota menyampaikan lima harapan utama kepada pengurus HUDA Kota Langsa yang baru dilantik: 

• Memperkuat Ukhuwah: Mempererat silaturahmi antar pimpinan dayah dan ulama. 

• Kualitas Pendidikan Dayah: Meningkatkan mutu pendidikan dayah dan pengembangan SDM santri. 

• Pembinaan Generasi Muda: Memberikan perhatian khusus agar pemuda terhindar dari dampak negatif perkembangan zaman. 

• Edukasi Masyarat: Memperkuat peran ulama dalam mengedukasi pentingnya persatuan, toleransi, dan kepedulian sosial. 

• Kemitraan Strategis: Membangun sinergi yang makin baik dengan pemerintah guna mewujudkan Kota Langsa yang religius, maju, sejahtera, dan berkeadaban. 

"Pemerintah tidak mungkin dapat bekerja sendiri dalam membangun daerah. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi para ulama untuk memberikan nasihat, kritik konstruktif, dan pemikiran yang solutif demi kemajuan Kota Langsa," pungkas Wali Kota di akhir sambutannya.

Komentar0

Type above and press Enter to search.