SuhateRakyat.com|| Langsa - Badan Riset dan Inovasi Nasional melalui Pusat Riset Teknologi Mineral menandatangani kerja sama strategis dengan Universitas Samudra terkait riset sumber daya mineral dan mitigasi bencana, Kamis (21/5/2026).
Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Profesional 2001 Gedung 720 Lantai 2 Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Serpong Bacharuddin Jusuf Habibie, Tangerang Selatan. Kerja sama tersebut mencakup riset identifikasi dan pemetaan potensi mineral ekonomis serta pengembangan sistem peringatan dini bencana berbasis teknologi pertambangan.
Dari pihak Universitas Samudra (Unsam) turut hadir Rektor Unsam, Prof. Dr. Ir. Hamdani, M.T., Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Drs. Muhammad Natsir, S.H., M.H., Kepala LPPMDr. Iswahyudi, S.P., M.Si., sertaMuhammad Al Dilwan, M.Pd., selaku Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Samudra.
Pihak BRIN menyebut kolaborasi ini penting mengingat Indonesia memiliki potensi sumber daya mineral besar, namun juga berada di kawasan rawan bencana. Karena itu, riset yang dilakukan diharapkan mampu menghasilkan pemanfaatan mineral yang bernilai ekonomis sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan dan mitigasi risiko bencana.
Sementara itu, Rektor Universitas Samudra menyampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi langkah besar bagi kampus dalam memperluas jejaring riset nasional. Menurutnya, sejumlah wilayah di Aceh memiliki potensi mineral sekaligus kerawanan bencana seperti banjir dan tanah longsor yang perlu diteliti secara ilmiah.
Kerja sama ini diharapkan terus berkembang ke berbagai bidang penelitian lainnya serta mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Sumber: Humas Unsam
Redaksi


Komentar0