TfziGpAlTpd5TfAoGUO0TpOpTi==

Alkes Puskesmas Matang Pudeng Aceh Timur Rusak Parah Pasca Banjir, LSM Minta Kepala Daerah Beri Bantuan Segera


SuhateRakyat.com | Aceh Timur — Sejumlah fasilitas dan alat kesehatan penunjang pelayanan di Puskesmas Matang Pudeng, Kabupaten Aceh Timur, dilaporkan mengalami kerusakan sangat parah dan bahkan sudah tidak dapat diperbaiki kembali. Kondisi ini berlangsung cukup lama dan hingga kini belum ada tindak perbaikan maupun penggantian dari pihak berwenang, padahal warga sekitar sangat membutuhkan pelayanan kesehatan yang berjalan maksimal dan layak. 02/7/2026
 
Berdasarkan data dan dokumentasi yang diperoleh langsung pada hari ini, 02 Juli 2026, melalui panggilan video WhatsApp bersama petugas kesehatan yang bertugas di lokasi, tercatat sejumlah alat vital yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. 

Di antaranya adalah lemari pendingin penyimpanan vaksin, belangkar atau tempat tidur angkut pasien gawat darurat, tempat tidur khusus pemeriksaan gigi, timbangan kesehatan, serta masih banyak lagi peralatan medis lainnya yang sudah tidak berfungsi sama sekali dan dinyatakan tidak layak pakai maupun diperbaiki lagi.
 
Menanggapi hal itu, Muhamad Ali, Pengamat Sosial yang juga menjabat sebagai Humas DPP LSM Bungoeng Lam Jaroe, menyampaikan keprihatinan yang mendalam sekaligus menyerukan tindakan cepat kepada Pemerintah Daerah Aceh Timur. Menurutnya, kerusakan massal alat kesehatan ini telah sangat menghambat hak dasar masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.
 
“Kami mendapatkan bukti langsung hari ini lewat komunikasi dengan petugas di lapangan lewat vc watsaap. Lemari vaksin rusak berarti ada ancaman serius terhadap kualitas dan keamanan vaksin yang diberikan kepada warga, mulai dari bayi, balita hingga ibu hamil. 

Belangkar UGD yang rusak membuat penanganan kasus gawat darurat menjadi sulit dan berisiko tinggi. Belum lagi pelayanan gigi yang nyaris lumpuh karena meja periksanya rusak, timbangan yang tidak akurat atau tidak berfungsi, yang sangat berpengaruh pada pemantauan gizi dan kesehatan umum bahkan yang sangat vitalnya lagi mobil ambulance kini rusak tanpa beroperasi semaksal mungkin untuk masyarakat,” ungkap Muhamad Ali, Kamis (02/07/2026).
 
Ia menegaskan, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama namun hingga saat ini belum terlihat adanya upaya nyata dari pemerintah daerah untuk memperbaiki atau mengganti alat‑alat tersebut. 

Padahal, Puskesmas Matang Pudeng merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang setiap hari dikunjungi oleh puluhan bahkan ratusan warga dari desa‑desa sekitarnya.
 
“Oleh sebab itu, melalui LSM Bungoeng Lam Jaroe, kami secara khusus meminta dan memohon kepada Kepala Daerah Kabupaten Aceh Timur, tolonglah perhatikan dan turun langsung melihat kondisi yang sebenarnya. Segera berikan bantuan alat‑alat kesehatan baru untuk menggantikan yang sudah rusak parah dan tidak bisa diselamatkan itu.

Masyarakat di sana sudah lama menunggu, mereka sangat membutuhkan pelayanan yang seoptimal mungkin, bukan pelayanan yang serba terbatas karena fasilitasnya ambruk,” tegas Muhamad Ali.
 
Lebih lanjut ia mengingatkan, kesehatan adalah hak setiap warga negara yang dijamin dalam undang‑undang, dan menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk menyediakan sarana prasarana yang memadai di setiap fasilitas pelayanan kesehatan. 

Jangan sampai, lanjutnya, nyawa dan keselamatan warga menjadi taruhan hanya karena kelalaian dalam pemeliharaan dan pemenuhan alat kesehatan dasar.
 
“Kami berharap seruan ini tidak hanya menjadi tulisan di atas kertas saja, tapi segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata. Jangan biarkan masyarakat di wilayah itu terus‑menerus dirugikan hanya karena alat kesehatan yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara, justru dibiarkan rusak dan terbengkalai bertahun‑tahun,” pungkasnya.
 
Sampai berita ini diturunkan, belum ada bantuan resmi dari Dinas Kesehatan maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terkait kondisi fasilitas di Puskesmas Matang Pudeng tersebut.

Redaksi

Komentar0

Type above and press Enter to search.