TfziGpAlTpd5TfAoGUO0TpOpTi==

Akun Media Sosial "WL" Menghilang Usai Disorot Media

SuhateRakyat.com Langsa  05/05/2026 - Akun media sosial populer berinisial "WL" terpantau hilang atau dinonaktifkan secara tiba-tiba sejak Senin (4/5). Yang mana sebelumnya Media SuhateRakyat.com menyoroti akun tersebut karena dikatakan sebagai 'penghianat' oleh Koordinator Demo jilid II Kota Langsa Haprizal Rozi, S. Sos.

Hilangnya akun tersebut terjadi hanya berselang beberapa hari setelah namanya disebut secara eksplisit oleh orator dalam aksi unjuk rasa "Demo Banjir Kota Langsa Jilid II" di depan Kantor Walikota Langsa Kamis (30/4).

"Kau Pandeķ, jangan kau sebar fitnah kau bilang aku mau tarek duit dari Walikota," ujar rozi pada orasinya.

Haprizal Rozi menyebut bahwa konten-konten yang diunggah akun tersebut cenderung bersifat tendensius dan memberikan informasi tanpa bukti (fitnah).

Menanggapi fenomena ini, sejumlah penggiat media sosial dan pendiri salah satu LSM si Kota Langsa Zulfadli, S.Sos.I, M.M turut memberikan penilaiannya.

Menurutnya, akun "WL" memang telah lama berada dalam pantauan, karena pola unggahannya yang sering memicu perdebatan panas ditengah masyarakat. 

Beliau juga menyatakan hal ini sangat meresahkan karena menimbulkan antara lain:

• Kegaduhan Publik: 
Akun tersebut dinilai sering membagikan data yang belum terverifikasi secara valid.
• Sentimen Negatif: 
Konten yang diproduksi dianggap lebih mengutamakan engagement melalui kontroversi ketimbang edukasi publik.
• Reaksi Spontan: 
Hilangnya akun tersebut diduga sebagai upaya "bersih-bersih" atau langkah menghindari pelaporan massal (mass reporting) setelah identitas digitalnya dikuliti oleh massa aksi.

Sebagian netizen menyayangkan hilangnya akun tersebut sebelum adanya klarifikasi, sementara yang lain mendukung langkah tersebut sebagai upaya meredam kegaduhan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemilik akun maupun pihak penyedia platform mengenai status penonaktifan akun "WL" tersebut. Apakah akun ini dihapus secara permanen atau hanya dinonaktifkan sementara untuk menghindari serangan digital lebih lanjut, masih menjadi tanda tanya.

(Redaksi)

Komentar0

Type above and press Enter to search.