SuhateRakyat.com|Kota Langsa – Kondisi rumah yang memprihatinkan membuat sejumlah warga Gampong Sungai Pauh Tanjung, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa berharap mendapat bantuan rumah layak huni melalui program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Baitul Mal Kota Langsa.
Harapan tersebut disampaikan warga kepada media SuhateRakyat.com saat ditemui di kediamannya, Sabtu (25/7/2026).
Salah seorang warga, Rusmaini (62), mengaku telah puluhan tahun tinggal di rumah sederhana dengan dinding kayu yang lapuk, lantai tanah, serta atap seng yang kerap bocor saat hujan.
"Kalau musim hujan, air masuk ke dalam rumah. Saya hanya ibu rumah tangga, sedangkan penghasilan suami sebagai pencari nafkah tidak menentu setiap harinya. Kami tidak punya biaya untuk memperbaiki rumah," ujar Rusmaini.
Hal senada disampaikan M. Nur (38), warga Gampong Sungai Pauh Tanjung. Ia mengatakan proposal permohonan bantuan rumah layak huni telah diajukan ke Baitul Mal Kota Langsa, namun hingga kini belum ada kepastian terkait realisasinya.
"Proposal sudah kami ajukan ke Baitul Mal, tetapi sampai sekarang belum ada kabar. Kami hanya berharap Pemerintah Kota Langsa dapat memberikan perhatian kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," katanya.
Sementara itu, Penjabat Geuchik Gampong Sungai Pauh Tanjung, Abdullah, membenarkan masih adanya sejumlah rumah warga di desanya yang masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Menurutnya, pemerintah gampong telah mengusulkan warga tersebut agar menjadi penerima bantuan melalui Baitul Mal Kota Langsa.
"Data warga yang rumahnya tidak layak huni sudah kami sampaikan kepada pihak kecamatan untuk diteruskan ke Baitul Mal Kota Langsa pada tahun ini. Kami berharap Pemerintah Kota Langsa melalui Baitul Mal dapat memprioritaskan bantuan bagi warga yang benar-benar membutuhkan," jelas Abdullah.
Dengan mata berkaca-kaca, Rusmaini berharap pemerintah segera merealisasikan bantuan tersebut.
"Saya tidak meminta rumah mewah. Cukup rumah yang tidak bocor dan memiliki kamar yang layak untuk anak-anak. Semoga doa dan harapan kami didengar oleh Pemerintah Kota Langsa," tutupnya.*


Komentar0